Você está na página 1de 19

ALIRAN ENERGI & DAUR MATERI

ALIRAN ENERGI

• Energi adalah kemampuan untuk melakukan


keja atau menyebabkan perubahan.
• Dalam kehidupan sehari-hari, energi memiliki
nilai penting karena beberapa bentuk energi
dapat digunakan untuk melakukan kerja—
artinya menggerakkan materi melawan gaya-
gaya yang melawan, misalnya gaya gravitasi
da gaya gesek. Dengan kata lain energi adalah
kemampuan untuk menyusun-ulang
kumpulan kumpulan materi.
Daur Biogeokimia

• Daur biogeokimia adalah peredaran unsur-unsur


kimia dari lingkungan melalui komponen biotik
dan kembali lagi ke lingkungan.
• Daur biogeokimia dapat dikelompokkan dalam
tiga tipe, yaitu daur gas, daur cair, dan daur padat
(sedimen).
• Daur gas meliputi daur karbon dan daur nitrogen.
• Daur cair meliputi daur air sedangkan daur padat
(sedimen) meliputi daur fosfor dan belerang.
Daur Karbon

• Unsur karbon terdapat di atmosfer dalam bentuk


senyawa karbon anorganik, yaitu karbon dioksida
(CO2).
• Senyawa anorganik CO2, baik di darat maupun di air
akan diubah oleh produsen menjadi senyawa karbon
organik melalui proses fotosintesis, disertai
penyimpanan energi yang berasal dari dari radiasi
cahaya matahari.
Daur Karbon

Air CO2 di atmosfer Bahan Bakar Fosil


Pembakara
Lar
n
ut
Resp Fotos
Berikatan irasi intesi
Respirasi
dengan s
Ca2+ dan
Mg2+
Tumbuhan

Penguraian
Bikarbonat
Hewan
Hewan dan
tumbuhan
yang mati
Karbonat

Batuan Karbonat Pengurai


DAUR KARBON

Daur Karbon
DAUR NITROGEN
• Nitrogen merupakan unsur yang penting dalam
kehidupan, yaitu sebagai komponen penyusun asam
nukleat (DNA dan RNA).
• Sumber utama nitrogen adalah N2 di atmosfer. Namun,
sebagian besar organisme baik tumbuhan maupun
hewan tidak dapat memanfaatkan N2 bebas diudara.
• Tumbuhan menyerap nitrogen dalam bentuk nitrat (NO3-)
• Pengikatan (fiksasi) Pengikat N2 secara biologi dilakukan
oleh bakteri dan ganggang hijau-biru.
• Bakteri bebas (non-simbolik) yang dapat mengikat N2
antara lain Azotobacter.
• Bakteri simbiolik yang mampu mengikat N2 antara lain
Rhizobium leguminosarum yang bersimbiosis dengan
bintil akar tumbuhan polong-polongan
Daur Nitrogren
Fiksasi oleh Fiksasi secara
N2 di atmosfer
ganggang biru elektrokimia

Denitrifikasi
Fiksasi oleh
oleh bakteri
bakteri
NO3 → N2
Hewan di Tumbuhan
perairan NO3
(fotosintesis)

Bakteri nitrat
Ekskresi dan
NO2 NO3 Hewan di darat
pembusukan Tumbuhan
endapan
Bakteri nitrit
NH3 NO2
Ekskresi dan Ekskresi dan
pembusukan pembusukan
Amonifikasi oleh bakteri
NH2 → NH3
DAUR NITROGEN
Daur Air

• Daur air berbeda dengan daur biogeokimialain karena


sebagian besar aliran air terjadi bukan melali proses
kimia, melainkan proses fisik. Air mempertahankan
bentuknya sebagai H2O, kecuali terjadi perubahan kimia
dalam proses fotosintesis.
• Sumber air di alam, yaitu lautan, danau, rawa, waduk,
dan sungai.
• Di dalam tubuh makhluk hidup, air berperan sebagai
pelarut, berfungsi mentranspor zat makanan dan zat sisa
metabolisme, mengatur tekanan osmotik sel, mengatur
suhu tubuh, dan media berbagai reaksi kimia di dalam
tubuh.
Daur Air

Kondensasi
Titik-titik air Awan

Sungai, danau, Presipitasi


Evapora
waduk si (hujan)

Tanah Tumbuhan

Laut
Infiltrasi

Air Tanah
Daur Air
Daur Fosfor
• Fosfor di alam berasal dari pelapukan batuan mineral (batuan
fosfat) dan penguraian bahan organik (misalnya kotoran
ternak atau hewan laut) oleh dekomposer.
• Fosfor diserap oleh tumbuhan dalam bentuk fosfat organik.
• Meskipun jumlah fosfor di alam sangat banyak , tetapi
persediaannya untuk tumbuhan sangat terbatas karena
sebagian besar terikat secara kimia oleh unsur lain dan sukar
larut di dalam air.
• Itulah alasan para petani memberikan pupuk fosfat untuk
tanaman pertaniannya. Pupuk fosfat dibuat dari bahan baku
berupa batu-batun fosfat yang tersedia di alam.
• Fosfor di dalam tubuh makhluk hidup berfungsi untuk
menyimpan dan memindahkan energi (dalam bentuk ATP),
membentuk asam nukleat , dan membantu proses
respirasi maupun asimilasi.
Daur Fosfor
Industri pupuk
Tumbuhan Hewan
fosfat

Bakteri fosfat
Fosfat
terlarut
Batuan fosfat,
guano, tulang Tulang-tulang
hewan
Endapan di
laut dalam

Ikan, burung, Endapan di


organisme laut laut dangkal
lainnya Pemanfaatan
Daur Fosfor DAUR FOSPOR
Daur Belerang (Sulfur)
• Belerang terdapat di atmosfer dalam bentuk
sulfur dioksida (SO2) yang berasal dari aktivits
vulkanis (misalnya gunung berapi), pembakaran
bahan bakar fosil, asap kendaraan bermotor, dan
asap pabrik.
• Belerang juga terdapat dalam bentuk hidrogen
sulfida (H2S) yang dilepas dari proses
pembusukan bahan organik di dalam tanah dan
air yang dilakukan oleh bakteri dan jamur
pengurai.
Daur Sulfur

SO4 melalui
prespitasi
H2S

Tumbuh- Pembakaran Aktivitas


SO4 di tanah Industri Vulkanik
tumbuhan sampah

SO4 di laut Hewan H2S

S Reduksi oleh
Organisme bakteri sulfur
laut
Denitrifikasi
Batu Baraoleh bakteri SO4
Minyak
bumi
Batuan Sulfit
Daur Sulfur
DAUR BELERANG