Você está na página 1de 3

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU

TENTANG ISPA DENGAN KEJADIAN ISPA


PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
BITUNG BARAT KOTA BITUNG

Oleh : Stevani W. Kundimang


NIM : 11 303 715

Pembimbing I : Prof.Dr,Th.Mautang,M.Kes,AIFO
Pembimbing II : dr.Nancy Bawiling,S.Ked,M.Fis
LATAR BELAKANG METODE HASIL
PENELITIAN PENELITIAN

ISPA menjadi penyebab dari 15 %


kematian balita di dunia, dan Cross sectional -Ibu dengan pengetahuan yang
sebanyak 922.000 balita di tahun baik tentang ISPA (52,5%)
2015. -Ibu memiliki pengetahuan yang
Populasi semua
pasien yang dtg kurang tentang ISPA (47,5%).
berkunjung ke
ISPA menjadi 10 penyakit terbanyak di
Puskesmas saat
Indonesia. Sebagian besar pada Anak- Ibu yang memiliki anak menderita ISPA
penelitian
anak. Hasil Riskesdas tahun 2013, yaitu sebanyak (42,5%) dan
berlangsung
prevalensi ISPA ditemukan sebesar ibu yang anaknya tidak menderita ISPA
25%. sebanyak (57,5%)
Teknik Pengambilan
Terjadi peningkatan penderita ISPA Sampling :
pada anak di Puskesmas Bitung barat Accidental sampling
dari tahun 2015 ke 2016 sebanyak 34 %  40 orang Diperoleh nilai
responden P= 0,003 < a=0,05
Kesimpulannya terdapat
ISPA pd anak = Penyakit paling banyak hubungan yang bermakna
di Puskesmas Bitung barat tahun 2016 • Kuisioner
antara pengetahuan ibu
(Validitas dan
Reabilitas) tentang ISPA dengan kejadian
• Menggunakan ISPA pada anak di wilayah kerja
Dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan SPSS Puskesmas Bitung barat
Ibu terhadap ISPA
TERIMA KASIH