Você está na página 1de 11

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

SISWA MELALUI MODEL


PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE
MAKE A MATCH PADA POKOK BAHASAN
OPERASI HITUNG BENTUK ALJABAR
KELAS VIIA MTS AL-KHOIROT PUTRI.
Latar Belakang
 Peningkatan mutu pendidikan, pada dasarnya tidak
lepas dari bagaimana program-program kegiatan
belajar mengajar dilaksanakan.
 Dalam upaya untuk meningkatkan prestasi siswa tidak
terlepas dari peranan guru sebagai pengelolaan sistem
pembelajaran.
 Media pembelajaran pada hakekatnya merupakan
penyalur pesan-pesan pembelajaran yang disampaikan
oleh guru kepada siswa dengan maksud agar pesan-
pesan tersebut dapat diserap dengan cepat dan tepat
sesuai dengan tujuan (Winataputra, dkk.1997:15.5).
 Selain peranan guru, pemerintah juga telah berupaya
mengadakan pembaharuan diberbagai sector
pendidikan.
 Walaupun pemerintah sudah berusaha
mensosialisasikan perubahan kurikulum ini disekolah-
sekolah, tapi pelaksanaannya ditingkat sekolah-
sekolah masih banyak dijumpai kendala. Pada praktek
pembelajaran matematika disekolah pada umumnya
guru masih tetap menggunakan pendekatan ceramah,
tanya jawab dan pemberian tugas.
 Buktinya pada pembelajaran Matematika hasil prestasi
belajarnya hanya mencapai 60 %. Hal ini dapat
dinyatakan bahwa prestasi belajar siswa tergolong
rendah.
 Penerapan model Make A Match dari beberapa temuan
bahwa model Make A Match dapat memupuk kerja
sama siswa dalam menjawab pertanyaan dengan
mencocokan kartu yang ada di tangan siswa, proses
pembelajaran lebih menarik dan nampak sebagian
besar siswa lebih antusias mengikuti proses
pembelajaran, dan keaktifan siswa tampak sekali pada
saat mencari pasangan kartu (Isjoni, 2010: 77).
Rumusan Masalah
 Bagaimana meningkatkan hasil balajar siswa
melalui model pembelajaran Make A Match pada
pokok bahasan operasi hitung bentuk aljabar di
kelas VIIA MTS AL-KHOIROT PUTRI?

Tujuan Penelitian
 Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan
hasil belajar siswa dengan metode Make A
Match yang dapat membantu siswa kelas VIIA
tentang operasi hitung bentuk aljabar di MTS
Al-Khoirot Putri.
Manfaat Penelitian
 Bagi siswa,
Penelitian ini dapat meningkatkan motivasi
belajar siswa pada pembelajaran matematika.
 Bagi guru,
Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai
rujukan untuk menambah wawasan dalam
menentukan strategi dan metode
pembelajaran yang sesuai dengan materi
pelajaran.
Pendekatan penelitian
Data yang akan dikumpulkan bersifat
deskriptif dan selanjutnya dianalisis secara
induktif. Untuk mengumpulkan data yang
diperlukan, peneliti terlibat langsung dalam
merencanakan, melaksanakan, mengumpulkan,
dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Dengan
demikian, pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.
Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini merupakan Penelitian
Tindakan Kelas ( PTK ) atau classroom action
research ( CAR ). Melalui PTK peneliti dapat
melakukan sendiri terhadap praktik
pembelajaran yang dilakukan di kelas.
Penelitian ini dilakukan melalui suatu tindakan
terus menerus yang diamati secara khusus,
kemudian diadakan perubahan terkontrol
sampai pada upaya maksimal dalam bentuk
tindakan yang paling tepat.
Jadwal Penalitian

Bulan Bulan ke 1 Bulan ke 2 Bulan ke 3

Minggu ke - I II III IV I II III IV I II III IV

Menyusun RPP, Lembar


observasi, LKS

Pelaksanaan Penelitian

Penarikan kesimpulan
dan penulisan laporan
penelitian
Data dan Sumber Data
Data yang akan dikumpulkan dalam penelitian
diantaranya :
1. Data hasil observasi guru
2. Data aktivitas siswa
3. Data hasil Lembar Kerja Siswa (LKS)
4. Data hasil tes
5. Catatan lapangan
Pengumpulan Data
1. Teknik observasi
2. Teknik penggunaan LKS
3. Teknik pelaksanaan tes
4. Catatan lapanga
Analisis Data
 Kegiatan mereduksi data
 Menyajikan data
 Menarik kesimpulan

Kriteria Keberhasilan
 Kriteria hasil Lembar Kerja Siswa
Hasil LKS minimal mencapai sekurang-kurangnya
85% dari jumlah siswa yang mencapai KKM yaitu ≥
75.
 Kriteria hasil lembar aktivitas guru dan siswa
Kemampuan guru dalam mengelola
pembelajaran di kategori baik atau sangat baik
 Kriteria hasil tes
Kriteria hasil tes minimal 75% siswa mencapai
KKM