Você está na página 1de 18

ASI EKSLUSIF

Oleh : Sudarwanto
AIR SUSU IBU (ASI)
ADALAH MAKANAN TERBAIK DAN
ALAMIAH UNTUK BAYI

KURANGNYA PENGETAHUAN TENTANG


KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT
MENYUSUI MENYEBABKAN KITA
TERPENGARUH OLEH PROMOSI SUSU
FORMULA YANG SERING DINYATAKAN
SEBAGAI PENGGANTI ASI
KEBIASAAN YANG KURANG BAIK

 PEMBERIAN MAKANAN DAN MINUMAN UNTUK


MENGGANTIKAN ASI APABILA ASI BELUM
KELUAR PADA HARI-HARI PERTAMA SETELAH
KELAHIRAN
 MISALNYA AIR TAJIN, AIR KELAPA, MADU
 DAPAT MEMBAHAYAKAN KESEHATAN BAYI
DAN MENYEBABKAN BERKURANGNYA
KESEMPATAN UNTUK MERANGSANG
PRODUKSI ASI
 KOLOSTRUM (ASI YANG KELUAR PADA HARI
PERTAMA) DIANGGAP TIDAK BAIK UNTUK
MAKANAN BAYI
HASIL PENELITIAN

 ANAK YANG DIBERI ASI EKSLUSIF


SAMPAI USIA 6 BULAN TIDAK ADA YANG
MENDERITA GIZI BURUK
 BAYI YANG DIBERI SUSU SELAIN ASI
MEMPUNYAI RESIKO LEBIH BESAR
MENGALAMI DIARE DAN ISPA
DIBANDINGKAN DENGAN BAYI YANG
MENDAPAT ASI
KEUNGGULAN ASI
MANFAAT KOLOSTRUM

- MENGANDUNG ZAT KEKEBALAN


- JUMLAH KOLOSTRUM YANG DIPRODUKSI
WALAUPUN SEDIKIT NAMUN CUKUP UNTUK
MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI
- MENGANDUNG PROTEIN,VITAMIN A YANG
TINGGI KARBOHIDRAT DAN LEMAK RENDAH
- MEMBANTU PENGELUARAN MEKONIUM
MANFAAT ASI
 MUDAH DICERNA, MENGANDUNG ENZIM UNTUK MENCERNAKAN
ZAT- ZAT GIZI
 MENGANDUNG ZAT GIZI YANG BERKUALITAS TINGGI UNTUK
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KECERDASAN BAYI
 MENGANDUNG PROTEIN TINGGI YANG LEBIH MUDAH DISERAP
DIBANDINGKAN SUSU SAPI
 MENGANDUNG DHA (DECOSAHEXANOIC) DAN AA
(ARACHIDONIC ACID), UNTUK PEMBENTUKAN SEL-SEL OTAK
YANG OPTIMAL
 ASI BERSIH DAN BEBAS KONTAMINASI
 MENGANDUNG ZAT KEKEBALAN
 HUBUNGAN KASIH SAYANG ANTARA IBU DAN BAYI
 KECERDASAN
 EKONOMIS
 DAPAT MENUNDA KEHAMILAN
KERUGIAN PEMBERIAN SUSU BOTOL

 BOTOL SUSU DAN DOT LEBIH SULIT


DIBERSIHKAN
 SUSU BOTOL TIDAK MENGANDUNG ZAT
KEKEBALAN
 HARGANYA MAHAL
 MEMERLUKAN PERALATAN DAN
PENYEDIAANNYA SANGAT
MEREPOTKAN
 BESAR KEMUNGKINAN ALERGI
BAHAYA PEMBERIAN SUSU BOTOL
YG PERLU DIPERSIAPKAN IBU

1. MASA KEHAMILAN
 KIE MANFAAT DAN KEUNGGULAN ASI

 PEMERIKSAAN KESEHATAN,

KEHAMILAN DAN PAYUDARA


 KECUKUPAN GIZI

 MENCIPTAKAN KELUARGA YG
MENYENANGKAN
2. SAAT SEGERA SETELAH BAYI LAHIR

 30 MENIT SETELAH MELAHIRKAN, IBU


AGAR KONTAK DENGAN BAYI DAN
MULAI MENYUSUI (INISIASI DINI
MENYUSUI)
 BERMANFAAT DAPAT MEMBERIKAN
RASA AMAN DAN KEHANGATAN
3. MASA NEONATUS
 HANYA DIBERI ASI SAMPAI 6 BULAN
 IBU SELALU DEKAT DENGAN BAYI (RAWAT
GABUNG
 MENYUSUI TANPA DI JADWAL
 BILA BAYI TERPAKSA PISAH DARI IBU, BAYI
HARUS TETAP DIBERI ASI DENGAN CARAH
MEMERAH ASI UNTUK MEMPERTAHANKAN
AGAR PRODUKSI ASI TETAP LANCAR
 IBU NIFAS DIBERI VITAMIN A DOSIS TINGGI
DALAM WAKTU KURANG DARI 30 HARI
SETELAH MELAHIRKAN
4. MASA MENYUSUI SELANJUTNYA (POST NEONATAL)

 MENYUSUI DILANJUTKAN SECARA EKSLUSIF SELAMA 6


BULAN PERTAMA
 MEMPERHATIKAN KECUKUPAN GIZI DALAM MAKANAN IBU
MENYUSUI, MAKAN 1 ½ KALI LEBIH BANYAK DARI BIASANYA
(4-6 PIRING) DAN MINUM 10 GELAS SEHARI
 CUKUP ISTIRAHAT
 PENGERTIAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERUTAMA
SUAMI, UNTUK MENUNJANG KEBERHASILAN MENYUSUI
 MENGATASI BILA ADA MASALAH MENYUSUI
 MEMPERHATIKAN KECUKUPAN GIZI MAKANAN BAYI,
TERUTAMA SETELAH 6 BULAN BERIKAN MP-ASI YANG
CUKUP
Inisiasi Menyusu Dini

 Untuk mempererat ikatan batin antara ibu-anak,


setelah dilahirkan sebaiknya bayi langsung
diletakkan di dada ibunya sebelum bayi itu
dibersihkan. Sentuhan kulit dengan kulit mampu
menghadirkan efek psikologis yang dalam di antara
ibu dan anak.
 Penelitian membuktikan bahwa ASI eksklusif selama
6 bulan memang baik bagi bayi. Naluri bayi akan
membimbingnya saat baru lahir. Percayakah Anda,
satu jam pertama setelah bayi dilahirkan, insting
bayi membawanya untuk mencari puting sang
bunda? Perilaku bayi tersebut dikenal dengan istilah
inisiasi menyusu dini (IMD).
 setelah IMD dilanjutkan pemberian ASI
eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan
hingga dua tahun. Berdasarkan penelitian,
jika bayi yang baru lahir dipisahkan dengan
ibunya, maka hormon stres akan meningkat
50%. Otomatis, hal itu akan menyebabkan
kekebalan atau daya tahan tubuh bayi
menurun.
 Jika dilakukan kontak antara kulit ibu dan
bayi, maka hormon stres akan kembali turun
sehingga bayi menjadi lebih tenang, tidak
stres, pernapasan dan detak jantungnya lebih
stabil. Sentuhan, emutan, dan jilatan bayi
pada puting ibu selama proses IMD akan
merangsang keluarnya oksitosin yang
menyebabkan rahim berkontraksi sehingga
membantu pengeluaran plasenta dan
mengurangi perdarahan pada ibu.
 Sentuhan dari bayi juga merangsang hormon
lain yang membuat ibu menjadi tenang,
rileks, dan mencintai bayi, serta merangsang
pengaliran ASI dari payudara. Secara
alamiah, proses inisiasi menyusu dini akan
mengurangi rasa sakit pada ibu. Selain itu,
bayi juga dilatih motoriknya pada saat proses
tersebut.
 di Indonesia hanya 8% ibu yang memberikan
ASI eksklusif kepada bayinya sampai
berumur 6 bulan dan hanya 4% bayi disusui
ibunya dalam waktu satu jam pertama
setelah kelahirannya. Padahal sekitar 21.000
kematian bayi baru lahir (usia dibawah 28
hari) di Indonesia dapat dicegah melalui
pemberian ASI pada satu jam pertama
setelah lahir.