Você está na página 1de 57

AKUNTANSI PERSEKUTUAN

AGUS ARIFIN
Persekutuan (Partnership)
Definisi :

1. Persekutuan (Partnership) adalah suatu


penggabungan diantara dua orang
(badan) atau lebih untuk memiliki
bersama-sama dan menjalankan suatu
perusahaan guna mendapatkan
keuntungan atau laba.
2. Persekutuan adalah perikatan antara dua
orang( Badan ) atau lebih untuk menjalankan
bisnis sebagai pemilik bersama dengan tujuan
mendapatkan laba
3. Persekutuan adalah suatu perjanjian dengan
mana dua orang atau lebih, mengikatkan diri
untuk memasukkan sesuatu ke dalam
Persekutuan dengan maksud untuk membagi
keuntungan atau manfaat karenanya.
KESIMPULAN DEFINISI :

Unsur Pokok Persekutuan :


a. Gabungan atau asosiasi para sekutu
(Orang / Badan Usaha)
b. Pemilikan dan pengelolaan bersama
c. Tujuan untuk mencari laba.
Keuntungan dan Kerugian Persekutuan

Keuntungan Persekutuan
1. Modal lebih besar
2. Sekutu bekerja sama, hasil yg diperoleh lebih besar
dibandingkan jika dilakukan sendiri.
3. Menghimpun keahlian
4. Tidak ada pajak utk perusahaan tp utk pribadi
Kerugian Persekutuan
1. Hubungan antar sekutu mudah retak
2. Hutang bersama dan hutang tak terbatas
dapat
menimbulkan kewajiban pribadi bagi masing-
masing sekutu
3. Perjanjian persekutuan sulit untuk
dirumuskan
Karakteristik Persekutuan

a. Berusaha Bersama-sama (Mutual Agency)


Setiap anggota merupakan agen dari pada persekutuan untuk
mencapai tujuan usahanya
b. Jangka waktu terbatas (Limited life)
Persekutuan tetap ada selama orang-orang (badan-badan) yang
mengadakan persekutuan itu ada dan masing-masing masih
tetap menghendakinya. Setiap perubahan yang berhubungan
dengan maksud mengkahiri penjanjian dari para anggota berarti
membubarkan persekutuan. Penarikan modal atau kaitan seorang
anggota otomatis membubarkan persekutuan.
c. Tanggung jawab tidak terbatas (Unlimited Liability )
Tangung jawab seorang anggota terbatas pada jumlah yang ditanam di dalam
usaha persekutuan. Apabila di dalam keadaan tertentu persekutuan tidak
dapat membayar hutang-hutangnya karena jumlah kekayaan tidak cukup,
maka kreditur berhak menagih pada salah satu seorang dari anggota
persekutuan tersebut.
d. Memiliki suatu bagian/hak di dalam persekutuan (Ownership of an Interest
in a Partnership)
Kekayaan yang ditanam di dalam perusahaan tidak lebih dari hak milik yang
terpisah dari anggota yang menjadi kekayaan persekutuan. Anggota yang
menanamkan kekayaan ke dalam persekutuan berarti menyerahkan haknya
untuk mengusahakan dan menggunakan kekayaannya itu, dan sepenuhnya
rela untuk dipakai guna mencapai tujuan-tujuan persekutuan. Hak yang
diberikan kepada persekutuan ini memberikan hak yang sama dengan anggota
lainnya untuk memimpin dan menjalankan usaha persekutuan.
e. Pengembalian bagian keuntungan persekutuan
Setiap anggota mendapat bagian dari keuntungan
persekutuan. Suatu persetujuan yang dibuat untuk
membagi keuntungan itu sendiri, tidak merupakan suatu
bentuk persekutuan.
PERUSAHAAN PERSEORANGAN (1)

USAHA YANG DIMILIKI, DIKELOLA DAN DIPIMPIN OLEH SEORANG YANG BERTANGGUNG JAWAB
PENUH TERHADAP SEMUA RISIKO PERUSAHAAN
(MURTI SUMARNI, DKK., 1995)
PERUSAHAAN PERSEORANGAN (2)
KELEBIHAN :
 FLEKSIBEL DAN CEPAT DALAM PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
 KERAHASIAAN LEBIH TERJAMIN
 KEUNTUNGAN MENJADI HAK LANGSUNG PEMILIK
KEKURANGAN :
 TANGGUNGJAWAB TUNGGAL DAN TIDAK TERBATAS
 SUMBER KEUANGAN TERBATAS
 KEBERLANGSUNGAN KURANG TERJAMIN
 SERING KALI ONE MAN SHOW
PENGERTIAN FIRMA

PERSEKUTUAN DUA ORANG ATAU LEBIH DGN NAMA BERSAMA UTK MENJALANKAN USAHA, DENGAN
TANGGUNG JAWAB TIDAK TERBATAS
(SUPRIHANTO, DKK., 1995)
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN FIRMA

KELEBIHAN :
 KEMAMPUAN MANAJEMEN LBIH BESAR
 PENDIRIAN LEBIH MUDAH
 KEBUTUHAN MODAL LEBH CPT TERPENUHI
KEKURANGAN :
 TANGGUNG JAWAB TIDAK TERBATAS
 KERUGIAN YG DIAKIBATKAN SEORANG ANGGOTA, MENJADI TANGGUNG
JWB BERSAMA
 KEBERLANGSUNGAN USAHA KURANG TERJAMIN
PENGELOMPOKAN BENTUK BADAN HUKUM
PERUSAHAAN

• PERTANGGUNG JAWABAN TERBATAS (PERSEROAN


TERBATAS)
• PERTANGGUNG JAWABAN TIDAK TERBATAS
(PERUSAHAAN PERORANGAN, Fa, CV, PERKONGSIAN, ETC)
• KOPERASI
CATATAN :
YG MENJADI ENTITAS HUKUM PT DAN KOPERASI
PERSEROAN KOMANDITER (1)

KERJASAMA USAHA DG SATU PIHAK BERSEDIA MENJADI PEMIMPIN DAN MENGELOLA USAHA DG PERTANGGUNG
JAWABAN TIDK TERBATAS (PESERO AKTIF) DAN PIHAK LAIN DENGAN PERTANGGUNG JAWABAN TERBATAS
(PESERO PASIF)
PASAL 19 KUHD
PERSEROAN KOMANDITER (CV)

KELEBIHAN :
 KEMAMPUAN MANAJ LEBIH BESAR
 PERMODALAN LEBIH MUDAH DAN CPT
KEKURANGAN :
 PERTANGGUNGJAWABAN SEKUTU TIDAK SAMA
 KEBERLANGSUNGAN USAHA KURANG TERJAMIN
PERSEROAN TERBATAS (1)

PERSEKUTUAN USAHA DG MODAL YANG TERBAGI


ATAS SAHAM DENGAN PERTANGGUNGJAWABAN
TERBATAS PADA SAHAM YANG DIMILIKI ATAS
PERUSAHAAN TERSEBUT
(UU NO 40 TAHUN 2005 TENTANG PT)
PERSEROAN TERBATAS (PT)

KELEBIHAN :
TANGGUNG JAWAB TERBATAS
LEBIH MUDAH MENDAPATKAN TAMBAHAN MODAL
KEBERLANGSUNGAN LEBIH TERJAMIN
KEKURANGAN :
ASPEK PAJAK
PENDIRIAN LEBIH RUMIT
BERSIFAT PUBLIK
KOPERASI

PERKUMPULAN ORANG ATAU BADAN UNTUK


MENJALANKAN USAHA BAGI PENINGKATAN
KESEJAHTERAAN SEBESAR-BESARNYA BAGI
ANGGOTA
(UU NO. 25 TAHUN 1992)
PRINSIP KOPERASI

OPEN MEMBERSHIP
DEMOCRATIC CONTROL
LIMITED INTEREST OF CAPITAL
PROPORTIONAL DISTRIBUTION OF SURPLUS
NOT DISCRIMINATION
ADULTED GOODS FORBIDENT TO SALE
PROMOTION OF EDUCATION
KEUNGGULAN KOPERASI

 ECONOMICS OF SCALE SGR TERPENUHI


 COMPETITION
 INTER LINKAGE MARKET
 PARTISIPATION
 EFISIENT
 RISIKO KETIDAK PASTIAN LEBIH KECIL
AKUNTANSI UNTUK PERSEKUTUAN

 BENTUK-2 BADAN HUKUM PERUSAHAAN


 AKUNTANSI PERSEKUTUAN
- PENDIRIAN
- PEMBAGIAN LABA
- KEIKUTSERTAAN REKAN
- REVALUASI ASSET
- LIKUIDASI PERSEKUTUAN
- LAPORAN EKUITAS PERUSAHAAN
 ANALISIS DAN INTERPRETASI KEUANGAN
AKUNTANSI PENDIRIAN

KAS XX
PIUTANG DG XX
KENDARAAN XX
MODAL ADI XX
MODAL ALI XX
CARA PEMBENTUKAN PERSEKUTUAN

a. Mendirikan persekutuan baru


b. Mengubah/menggabungkan perusahaan
perseorangan yang sudah berjalan/ada
c. Mengubah pemilikan perusahaan
persekutuan yang sudah ada
A. Mendirikan persekutuan baru
A dan B sepakat membentuk persekutuan,
berikut saldoA pd tanggal 31 Desember 200x

Kas $ 3,000
Persediaan 7,000
Peralatan 20,000
Akum Penyusutan perlatan $ 5,000

Kewajiban 10,000
Modal A 15,000
B menyetor uang tunai $ 10,000 dan Usaha A
di audit ulang dan menunjukankan ada
kewajiban $ 1,000 yg tidak tercatat,
serta persediaan dinilai sebesar $ 9,000 dan
peralatan memiliki nilai wajar $ 19,000
Tentukan jurnal untuk mencatat penyetoran
modal awal pd pembukuan persekutuan?
Pembentukan persekutuan AB dg penyetoran
modal oleh A dan B

Kas $ 13,000

Persediaan 9,000

Peralatan 19,000

Kewajiban $ 11,000

Modal A 20,000

Modal B 10,000
Kalau B melakukan penarikan kas untuk keperluan
pribadi sebesar $3,000 tgl 1 Mei 200Y, maka jurnalnya

Penarikan B 3,000
Kas 3,000
Mencatat pinjaman dari sekutu A

Jika A meminjamkan uang pada persekutuan


senilai 4,000 pd tanggal 1 Juli 200Y

Kas $ 4,000
Pinjaman A $ 4,000
persekutuan AB Per 2000Y

Kas $ 14,000

Persediaan 9,000

Peralatan 19,000

Kewajiban $ 15,000

Modal A 20,000

Modal B 7,000
Tuan Ali , Tuan Badu dan Tuan Cory membentuk persekutuan . Tuan Ali
menyetor uang sebesar Rp. 15.000.000,-. Tuan Badu menyerahkan barang
dagangan bernilai Rp. 20.000.000,- Tuan Cory menyumbangkan keahliannya
di bidang Manajemen dan dinilai kemampuannya seharga Rp 5.000.000

Jurnalnya :
Kas Rp 15.000.000,-
Barang Dagangan 20.000.000,-
Goodwill 5.000.000,-
Modal Ali Rp 15.000.000,-
Modal Badu 20.000.000,-
Modal Cory 5.000.000,-
Menggabungkan perusahaan yang sudah ada

Masalah yang timbul :


1. Penilaian aktiva bersih yang disetor
Dasarnya ~ Taksiran nilai pasar. ( Bila ada selisih antara nilai buku dengan nilai pasar
~ hak pemilik perusahaan yang digabung)
2. Penentuan modal masing-masing sekutu
Besarnya setoran modal = jumlah aktiva bersih yang diserahkan setelah dinilai
kembali
3. Pembukuan/akuntansinya :
- Meneruskan/melanjutkan buku lama
- Menggunakan buku baru
Contoh soal

Nyonya Cici mempunyai sebuah perusahaan


dengan nama “MERINDU” mengadakan perjanjian
dengan tuan Doni dan Tuan Budi untuk mendirikan
firma “PENANTIAN”. Tuan Doni menyetorkan uang
Rp. 35.000.000,-. Tuan Budi menyerahkan barang
dagangan Rp. 30.000.000,-. Nyonya Cici
menyerahkan perusahaannya kecuali kas. Pada
tanggal tersebut posisi keuangan perusahaan
“MERINDU” sebagai berikut :
Perusahaan “MERINDU”
Neraca
Per 31 Desember
Aktiva Rp Hutang dan Modal Rp
Kas 4.000.000 Hutang Lancar 180.000
Piutang Dagang 200,000
Persed Brg Dagang 500.000 Hutang JK Panjang 10.000.000
Aktiva Lain Lain 250.000
Aktiva Tetap 40.000.000 Modal Cici 32.770.000
Ak. Peny Aktiva Tetep (2.000.000)
Total Aktiva 42.950.000 Total Hutang & Modal 42.950.000
Dalam perjanjian ditentukan :

1. Piutang dagang Rp 20.000,- diperkirakan tak dapat


ditagih.
2. Persediaan milik Nyonya Cici dinilai Rp 400.000,- dan
milik Tuan Budi dinilai Rp 25.000.000,-
3. Aktiva tetap nilai gantinya Rp 50.000.000,- dan umurnya
tetap.
4. Kepada Nyonya Cici diberikan Goodwill atas reputasi
perusahaannya dan dinilai sebesar Rp 80.000,-.
1. Melanjutkan buku perusahaan lama
(Nyonya Cici)

A Mencatat penilaian kembali :


Aktiva tetap Rp.10.000.000,- -
Goodwill Rp 80.000,- -
Persediaan barang dagangan Rp. 100.000,-
Cad. Kerugian Piutang - Rp. 20.000,-
Akum. Penyusutan Rp 500.000,-
Modal Cici - Rp 9.460.000,-
b. Mencatat pengambilan kas oleh Nyonya Cici
Modal Cici Rp 4.000.000,- -
Kas - Rp 4.000.000,-
c. Mencatat setoran Doni
Kas Rp 35.000.000,- -
Modal Doni - Rp 35.000.000,-
d. Mencatat Setoran Budi

Persediaan Barang Dagangan Rp 25.000.000,- -

Modal Budi - Rp 25.000.000,-


2. Membuka buku baru
a. Mencatat kekayan bersih Nyonya Cici sebagai setoran modalnya
Piutang Dagang Rp. 200.000,-
Persediaan barang dagangan 400.000,-
Aktiva lancar lainnya 250.000,-
Aktiva tetap 50.000.000,-
Goodwill 80.000,- -
Hutang lancar - Rp. 180.000,-
Hutang Jangka Panjang - 10.000.000,-
Cadangan Kerugian Piutang 20.000,-
Akumulasi Penyusutan AT 2.500.000,-
Modal Cici 38.230.000,-
b. Mencatat setoran Doni
Kas Rp 35.000.000,-
Modal Doni - Rp 35.000.000,-

c. Mencatat Setoran Budi


Persediaan Barang dagangan Rp 25.000.000,-
Modal Budi - Rp 25.000.000,-
Kas Rp. 35.000.000,- Hutang Lancar Rp 180.000,-
Piutang Dagang 200.000,- Hutang JK panjang 10.000.000,
Cadangan Kerugian Piutang (20.000,-)
Persed brg dagang 25.400.000,- Modal
Aktiva lancar lain 250.000,- Modal Cici 38.230.000,-
Aktiva tetap 50.000.000,- Modal Doni 35.000.000,-
Akum. Penyusutan (2.500.000,-) Modal Budi 25.000.000,-
Goodwill 80.000,-
---------------- ---------------
108.410.000,- 108.410.000,-
=========== ===========
Penyertaan Modal dalam Persekutuan

Proses akuntansi yang spesifik pada persekutuan


adalah masalah pencatatan pengakuan dan
pengukuran milik atau penyertaan (hak) masing-
masing anggota dalam persekutuan. Hak masing-
masing angota diikhtisarkan dalam rekening modal
masing-masing anggota sekutu.
Pembentukan Awal Persekutuan

Contoh :
Tuan Petruk, Gareng dan Semar sepakat mendirikan sebuah
persekutuan dengan investasi masing-masing sebesar Rp.
7.500.000, Rp. 6.000.000 dan Rp. 8.000.000. dalam
persekutuan tersebut mereka sepakat untuk melakuka
pembagian keuntungan dengan perbandingan yang sama.
Pada tahun pertama persekutuan mendapat keuntungan
sebesar Rp. 3.000.000,-. Pencatatan atas modal dan
kuntungan masing-masing sekutu adalah sebagai berikut :
PEMBAGIAN LABA

 BAGI HASIL DARI LABA ATAU RUGI DIPERHITUNGKAN SEBAGAI


PENAMBAH ATAU PENGURANG MODAL
 CARA PEMBAGIAN :
- Pembagian Laba – Jasa Rekan
- Membagi Laba-Jasa Rekan dan Investasi
 PEMBAGIAN LABA JIKA TUNJANGAN MELEBIHI LABA BERSIH
MEMBAGI LABA-JASA REKAN

 MISAL JASA REKAN DITENTUKAN SESUAI DG PERAN DALAM PERSEKUTUAN, SEDANG SISANYA
AKAN DIBAGI RATA
 CONTOH (JM HAL 96)

Laba Bersih 150jt, tunj. Jamila 5jt/bln, Candra 4jt/bln. Sdg


sisa dibagi sama rata

KETERANGAN JAMILA CANDRA JUMLAH


Tunj. Gaji 60.000.000 48.000.000 108.000.000
Tahunan
Sisa Laba 21.000.000 21.000.000 42.000.000
Laba Bersih 81.000.000 69.000.000 150.000.000
• MEMBAGI LABA-JASA REKAN-INVESTASI

 LABA 150JT, JASA JAMILA 5JT/BLN, CANDRA 4JT/BLN.


 INVESTASI JAMILA 160JT, DAN CANDRA 120JT
 BUNGA YANG DISEPAKATI 12% (JM HAL 97)

KETERANGAN JAMILA CANDRA JUMLAH


Tunj. Gaji Tahunan 60.000.000 48.000.000 108.000.000
Tunj. Bunga 19.200.000 14.400.000 33.600.000
Sisa Laba 4.200.000 4.200.000 8.400.000
Laba Bersih 83.400.000 66.600.000 150.000.000
• PEMBAGIAN LABA
-TUNJANGAN MELEBIHI LABA BERSIH

 MISAL SAMA DENGAN CONTOH SEBELUMNYA, TETAPI LABA BERSIH PERUSAHAAN 100JT

KETERANGAN JAMILA CANDRA JUMLAH


Tunj. Gaji 60.000.000 48.000.000 108.000.000
Tahunan
Tunj. Bunga 19.200.000 14.400.000 33.600.000
Total 79.200.000 62.400.000 141.600.000
Selisih Tunj (-) 20.800.000 20.800.000 41.600.000
Laba Bersih 58.400.000 41.600.000 100.000.000
KEIKUTSERTAAN REKAN

 ADA DUA AERNATIF : MEMBELI KEPADA REKAN YANG LAIN DAN


MENYUMBANGKAN ASSET KE PERSEKUTUAN.
 MEMBELI :
MODAL ALI XX
MODAL JOKO XX
 MENYUMBANGKAN ASSET
KAS XX
MODAL … XX
REVALUASI ASSET

 AKTIVA TETAP UTAMANYA TANAH, BOLEH DIREVALUASI KARENA NILAINYA YG SEMAKIN


MENINGKAT
 SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKAN DIMASUK-KAN DALAM MODAL MASING-2 ANGGOTA
AT TANAH XX
MODAL ALI XX
MODAL ADI XX
BONUS PARA REKAN

 DIBUAT JURNAL DENGAN MENAMBAH MODAL MASING-2 REKAN SEJUMLAH BONUS YANG
DITERIMA
 JURNALNYA
KAS XX
MODAL ADI XX
MODAL ALI XX
LIKUIDASI PERSEKUTUAN-1

• KEMUNGKINAN PERTMA YANG TERJADI : LABA


• SAAT PENJUALAN
KAS XX
ASSET NON TUNAI XX
LABA ATAS REALISASI XX
• SAAT PEMBAGIAN
LABA ATAS REALISASI XX
MODAL ADI XX
MODAL ALI XX
• DAN SETERUSNYA BERLAKU SAMA UNTUK ASSET YANG LAIN
LIKUIDASI PERSEKUTUAN-2

 KEMUNGKINAN KEDUA YG TERJADI : RUGI


 SAAT PENJUALAN
KAS XX
RUGI ATAS REALISASI XX
ASSET NON TUNAI XX
 PEMBAGIAN RUGI
MODAL ADI XX
MODAL ALI XX
RUGI ATAS REALISASI XX
 DAN SETERUSNYA BERLAKU SAMA UNTUK ASSET YANG LAIN
LAPORAN EKUITAS PERUSAHAAN

 SUMBER JM HAL 112

INVESTORS ASSOCIATES
LAPORAN EKUITAS PEMILIK
CANDRA KIRANTI JUMLAH
UNTUK TAHUN YANG
SALDO 1 JAN., 2010
BERAKHIR 31 DES 2010
245.000.000 365.000.00 610.000.00
0 0
PENAMBAHAN MODAL 50.000.000 50.000.000
LABA BERSIH TAHUN 40.000.000 80.000.000 120.000.00
BERJALN 0
PENARIKAN OLEH REKAN 5.000.000 45.000.000 50.000.000
(-)
SALDO, 31 DES., 2010 330.000.000 400.000.00 730.000.00
0 0
ANALISIS DAN INTERPRETASI KEUANGAN

• RUMUSNYA : TOTAL PENDAPATAN / JML. KARY.


• HASILNYA SEMAKIN TINGGI BERARTI SEMAKIN BAIK,
KARENA BERARTI KARYAWAN LEBIH PRODUKTIF
• PEND. PERUSAHAAN TH. 2009 DAN 2010 : 180 DAN
220 MILYAR. JUMLAH KARYAWAN 150 DAN 160
• HASIL THN 2009 = 1,2 MILYAR DAN 2010 = 1.375
MILYAR
PESAN MINGGU INI

 SETIAP YANG KITA LAKUKAN, PASTI AKAN ADA DAMPAKNYA


 AGAR YANG KITA LAKUKAN BERMANFAAT, BEKALILAH DENGAN ILMU YANG CUKUP
 DENGAN MEMBACA KITA MENJADI BERGUNA, DENGAN BERBUAT DAPAT MENUAI MANFAAT
 SEBAIK-BAIK MANUSIA ADALAH MEREKA YANG BERMANFAAT BAGI SESAMA MANUSIA