Você está na página 1de 8

ADAPTASI KEHAMILAN

Perubahan Metabolik Peningkatan jml cairan disebabkan oleh turunnya osmolaritas dari 10 mOsm/kkg yg diinduksi oleh makin rendahnya ambang rasa haus & sekresi vasopresin Pada saat aterm 3,5 l cairan berasal dari janin, plasenta & cairan amnion. Sedangkan 3 l lainnya berasal dari akumulasi peningkatan volume darah ibu, uterus, & payudara sehingga minimal tambahan cairan selama kehamilan adl 6,5 l . Konsentrasi lemak, lipoprotein, & apolipoprotein dlm plasma meningkat selama kehamilan, yang nantinya akan digunakan sebagai nutrisi janin .

Zinc (Zn) penting bagi pert & perk janin. Defisiensi zinc menyebabkan pertumbuhan janin terhambat. Perempuan hamil dianjurkan untuk mendapat asupan zinc 7,3-11,3 mg/hari Asam folat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan pembelahan sel dalam sintetis DNA/RNA . Def asam folat selama kehamilan akan menyebabkan terjadinya anemia megaloblastik .

Traktus Digestivus Seiring dengan makin besarnya uterus, lambung dan usus akan bergeser. Apendiks akan bergeser ke arah atas dan lateral Penurunan motilitas otot polos pada traktus digestivus dan penurunan sekresi asam hidroklorit & peptin di lambung -> menimbulkan gejala berupa pyrosis (heartburn) -> penurunan motilitas -> mual

Traktus Urinarius Pada bulan-bulan pertama kehamilan kandung kemih akan tertekan oleh uterus yang mulai membesar sehingga menimbulkan sering berkemih bila uterus keluar dari rongga panggul Pada ureter akan terjadi dilatasi dimana sisi kanan akan lebih membesar dibandingkan ureter kiri

Sistem Endokrin Hormon prolaktin akan meningkat 10 kali lipat pada saat kehamilan aterm, setelah persalinan konsentrasinya akan menurun Kelenjar tiroid akan mengalami pembesaran hingga 15,0 ml pada saat persalinan akibat dari hiperplasia kelenjar & peningkatan vasularisasi Konsentrasi plasma hormon paratiroid akan menurun pada trimester pertama & kemudian akan meningkat secara progresif. Aksi oenting PTH adl untuk memoasok janin dengan kalsium yg adekuat .

Sistem Muskoskeletal Lordosis progresif akibat kompensasi dari pembesaran uterus ke posisi anterior, lordosis menggeser pusat daya berat ke belakang ke arah 2 tungkai Mobilitas tersebut mengakibatkan perubahan sikap ibu & pada akhirnya menyebabkan perasaan tidak enak pada bagian bawah punggung terutama pada akhir kehamilan .

Referensi : Ilmu Kebidanan , Sarwono Fisiologi Manusia , Guyton